loading...

| Lirik Lagu | Twenty One Pilots - Neon Gravestones |

What's my problem?
Apa masalahku?
Well, I want you to follow me down to the bottom.
Nah, aku ingin kau mengikutiku ke sisi paling bawah.
Underneath the insane asylum.
Ke bawah rumah sakit jiwa.
Keep your wits about you while you got 'em.
Jaga ide-idemu tentang dirimu saat kau mendapatinya.
'Cause your wits are first to go while you're problem-solvin'
Karena ide-idemu adalah yang pertama pergi saat kau sedang menyelesaikan-masalah.
And my problem?
Dan masalahku?
We glorify those even more when they.
Kami memuliakan mereka bahkan lebih saat mereka...
My opinion, our culture can treat a loss like it's a win.
Pendapatku, budaya kami bisa memperlakukan kekalahan seperti kemenangan.
And right before we turn on them.
Dan tepat sebelum kami melakukannya.
We give 'em the highest of praise.
Kami memberikan pada mereka pujian tertinggi.
And hang their banner from the ceiling.
Dan menggantung spanduk mereka di langit-langit kamar.
Communicating, further engraving.
Berinteraksi, selanjutnya mengukir.
An earlier grave is an optional way, no.
Makam terdahulu adalah cara opsional.

Neon gravestones try to call.
Neon batu nisan berusaha memanggil.
(Neon gravestones try to call)
(Neon batu nisan berusaha memanggil)
Neon gravestones try to call for my bones.
Neon batu nisan berusaha memanggil tulangku.
(Neon gravestones try to call)
(Neon batu nisan berusaha memanggil)
Call (For my bones)
Memanggil (tulangku)
Call, call, call (Call, call)
Memanggil, memanggil, memanggil (Memanggil, memanggil)
Call (Call)
Memanggil (Memanggil)
Call (Call)
Memanggil (Memanggil)

What's my problem?
Apa masalahku?
Don't get it twisted.
Jangan dipelintir.
It's with the people we praise who may have assisted.
Ini dengan orang-orang yang kami besarkan, yang mungkin telah membantu.
I could use the streams and extra conversations.
Aku bisa saja menggunakan aliran dan percakapan ekstra.
I could give up, and boost up my reputation.
Aku bisa saja menyerah, dan menaikkan reputasiku.
I could go out with a bang.
Aku bisa saja keluar dengan sebuah letusan.
They would know my name.
Mereka akan mengenal namaku.
They would host and post a celebration.
Mereka akan menjadi tuan rumah dan memposting sebuah perayaan.
My opinion will not be lenient.
Pendapatku tidak akan lunak.
My opinion, it's real convenient.
Pendapatku, ini sangat mudah.
Our words are loud, but now I'm talking action.
Kata-kata kami nyaring, tapi sekarang aku sedang bicara dengan tindakan.
We don't get enough love?
Kami tidak mendapat cukup cinta?
Well, they get a fraction.
Nah, mereka mendapat sedikit.
They say, "How could he go if he's got everything?"
Mereka bilang, "Bagaimana dia bisa pergi jika dia sudah punya segalanya?"
I'll mourn for a kid, but won't cry for a king.
Aku akan berkabung untuk anak kecil, tapi (aku) tidak akan menangis untuk seorang raja.

Neon gravestones try to call.
Neon batu nisan berusaha memanggil.
(Neon gravestones try to call)
(Neon batu nisan berusaha memanggil)
Neon gravestones try to call for my bones.
Neon batu nisan berusaha memanggil tulangku.
(Neon gravestones try to call)
(Neon batu nisan berusaha memanggil)
Call (For my bones)
Memanggil (tulangku)
Call, call, call.
Memanggil, memanggil, memanggil.

Promise me this (Call, call)
Berjanjilah ini padaku (Memanggil, memanggil)
If I lose to myself.
Jika aku kalah dengan diriku.
You won't mourn a day.
Kau tidak akan berkabung setiap hari.
And you'll move onto someone else.
Dan kau akan pindah ke orang lain.
Promise me this.
Berjanjilah ini padaku.
If I lose to myself.
Jika aku kalah dengan diriku.
You won't mourn a day.
Kau tidak akan berkabung setiap hari.
And you'll move onto someone else.
Dan kau akan pindah ke orang lain.
(Ooh, call, ooh, call)
(Ooh, memanggil, ooh, memanggil)

Neon gravestones try to call.
Neon batu nisan berusaha memanggil.
(Neon gravestones try to call)
(Neon batu nisan berusaha memanggil)
Neon gravestones try to call for my bones.
Neon batu nisan berusaha memanggil tulangku.
(Neon gravestones try to call)
(Neon batu nisan berusaha memanggil)
Neon gravestones try to call.
Neon batu nisan berusaha memanggil.
(Neon gravestones try to call)
(Neon batu nisan berusaha memanggil)
Neon gravestones try to call for my bones.
Neon batu nisan berusaha memanggil tulangku.
(Neon gravestones try to call for my bones)
(Neon batu nisan berusaha memanggil tulangku)

But they won't get them.
Tapi mereka tidak akan mendapatkannya.
No, they won't get them.
Tidak, mereka tidak akan mendapatkannya.
They won't get them.
Mereka tidak akan mendapatkannya.
But they won't get them.
Tapi mereka tidak akan mendapatkannya.

Don't get me wrong, the rise in awareness.
Jangan salah paham, peningkatan kesadaran...
Is beating a stigma that no longer scares us.
Itu mengalahkan stigma yang tidak lagi membuat kita takut.
But for sake of discussion, in spirit of fairness.
Tapi untuk kepentingan diskusi, dalam semangat keadilan...
Could we give this some room for a new point of view?
Bisakah kita memberi beberapa ruang untuk sudut pandang baru?
And could it be true that some could be tempted.
Dan mungkinkah benar bahwa beberapa orang bisa tergoda...
To use this mistake as a form of aggression?
Untuk menggunakan kesalahan ini sebagai suatu bentuk agresi?
A form of succession?
Suatu bentuk agresi?
A form of a weapon?
Suatu bentuk senjata?
Thinking "I'll teach them"
(Aku) pikir "Aku akan mengajari mereka"
Well, I'm refusing the lesson.
Nah, aku menolak pelajarannya.
It won't resonate in our minds.
Ini tidak akan beresonansi dalam pikiran kami.
I'm not disrespecting what was left behind.
Aku tidak melecehkan apa yang tertinggal di belakang.
Just pleading that it does not get glorified.
Hanya saja memohon agar itu tidak dimuliakan.
Maybe we swap out what it is that we hold so high.
Mungkin kami menukar apa yang kami angkat begitu tinggi.
Find your grandparents or someone of age.
Menemukan kakek-nenekmu atau seseorang yang seusia denganmu.
Pay some respects for the path that they paved.
Memberi respek untuk jalan yang telah mereka buka.
To life, they were dedicated.
Untuk hidup, mereka telah berdedikasi.
Now, that should be celebrated.
Sekarang, itu harus dirayakan.

Lirik Lagu | Twenty One Pilots - Neon Gravestones |
"Lirik Lagu Twenty One Pilots - Neon Gravestones"
Penyanyi: Twenty One Pilots
Lagu: Neon Gravestones
Album: Trench
Rilis: 2018

Post a Comment

loading...
 
Top