loading...
| Lirik Lagu | HAIM - Kept Me Crying |


When you sleep, are you dreaming of me?
Saat kau tidur, apakah kau memimpikan aku?
Hurts to say, but I'm always awake...
Menyakitkan untuk dikatakan, tapi aku selalu terjaga...

If you want me, I'm waiting for you.
Jika kau menginginkan aku, aku menunggu untukmu.
If you call me, I'll pick up.
Jika kau menelponku, aku akan mengangkat.
No, I shouldn't, but I can't give up of you.
Tidak, seharusnya tidak, tapi aku tidak bisa menyerah denganmu.

Kept me crying for so long, my tears have dried.
Terus menangis begitu lama, air mataku telah kering.
When I hear your voice, those tears they come back to mind.
Saat aku mendengar suaramu, semua air mata itu kembali ke pikiran.
So don't call me just to tell me,
Maka jangan menelponku hanya untuk memberitahukan padaku,
You don't love me anymore.
(Kalau) kau tidak mencintaiku lagi.
Still it wrecks me 'cause...
Masih saja, itu menghancurkan aku, karena...

I was your lover,
Aku adalah kekasihmu,
I was your friend.
Aku adalah temanmu.
Now I'm only just someone you call,
Sekarang aku hanyalah seseorang yang kau telpon,
When it's late enough to forget.
Saat semua (yang telah terjadi) sudah cukup terlambat untuk dilupakan.
I was your lover.
Aku adalah kekasihmu.
I was your friend.
Aku adalah temanmu.
Now I'm only just someone you call,
Sekarang aku hanyalah seseorang yang kau telpon,
When it's late enough to forget.
Saat semua sudah cukup terlambat untuk dilupakan.

When you leave, I can't stop my heart hurting,
Saat kau pergi, aku tidak bisa menghentikan hatiku yang tersakiti.
Hurts to say I keep thinking you're stay.
Menyakitkan untuk dikatakan, aku terus berpikir kau akan bertahan.

If you want me, I'm waiting for you.
Jika kau menginginkan aku, aku menunggu untukmu.
If you call me, I'll pick up.
Jika kau menelponku, aku akan mengangkat.
No, I shouldn't, but I can't give up of you.
Tidak, seharusnya tidak, tapi aku tidak bisa menyerah denganmu.

Kept me crying for so long, my tears have dried.
Terus menangis begitu lama, air mataku telah kering.
When I hear your voice, those tears they come back to mind.
Saat aku mendengar suaramu, semua air mata itu kembali ke pikiran.
So don't call me just to tell me,
Maka jangan menelponku hanya untuk memberitahukan padaku,
You don't love me anymore.
(Kalau) kau tidak mencintaiku lagi.
Still it wrecks me 'cause...
Masih saja, itu menghancurkan aku, karena...

I was your lover,
Aku adalah kekasihmu,
I was your friend.
Aku adalah temanmu.
Now I'm only just someone you call,
Sekarang aku hanyalah seseorang yang kau telpon,
When it's late enough to forget.
Saat semua sudah cukup terlambat untuk dilupakan.
I was your lover,
Aku adalah kekasihmu,
I was your friend.
Aku adalah temanmu.
Now I'm only just someone you call,
Sekarang aku hanyalah seseorang yang kau telpon,
When it's late enough to forget.
Saat semua sudah cukup terlambat untuk dilupakan.
I've got the cover, I can't pretend.
Aku telah menutup diri, aku tidak bisa berpura-pura.
That I'm anything more to you now.
Aku adalah sesuatu yang lebih untukmu sekarang.
Someone just hard to forget.
Seseorang yang sulit melupakan.
And after all these tears.
Dan setelah semua air mata ini.
After all my years of trying.
Setelah bertahun-tahun mencoba.
I don't wanna hear.
Aku tidak ingin mendengar.
That nothing meant anything.
Itu tidak berarti apa-apa.

I was your lover...
Aku adalah kekasihmu...
I was your friend...
Aku adalah temanmu...
I was a lover...
Aku adalah kekasihmu...
I was your friend...
Aku adalah temanmu...
I was your lover...
Aku adalah kekasihmu...
I was, I was your friend...
Aku adalah, aku adalah temanmu...
I was your lover...
Aku adalah kekasihmu...
I was your friend...
Aku adalah temanmu...

I was, I was your love, baby.
Aku adalah, aku adalah kekasihmu, sayang.
I was your...
Aku adalah...
I was your lover, baby.
Aku adalah kekasihmu, sayang.
(I was your friend)
(Aku adalah temanmu)
I was, I was baby...
Aku adalah, sayang...

Lyrics | HAIM - Kept Me Crying |
"Lirik Lagu Kept Me Crying"
Penyanyi: HAIM
Lagu: Kept Me Crying
Album: Something To Tell You
Rilis: 2017

Post a Comment

loading...
 
Top