loading...

"Roger Waters - Is This The Life We Really Want?"

| Lirik Lagu | Roger Waters - Is This The Life We Really Want? |

***Donald Trump***
"As a example you're CNN. I mean it's story, after story, after story is bad. I won. I won. And the other thing, chaos. There's zero chaos. We are running - this is a fine-tuned machine..."
Seperti sebuah contoh, kamu adalah CNN. Maksudku, ini adalah sebuah cerita, setelah ceritanya, setelah ceritanya memburuk. Aku menang. Aku memang. Dan hal lainnya, kekacauan. Tidak ada kekacauan. Kami mengalir - ini adalah mesin yang berjalan dengan baik.

The goose has gotten fat,
Angsa telah menjadi gemuk,
On caviar and fancy bars,
Di atas kaviar dan bar yang mewah,
And subprime bones,
Dan tulang-tulang pinjaman,
And broken homes.
Dan rumah-rumah yang hancur.
Is this the life, the holy grail?
Inikah kehidupan, cangkir suci?
It's not enough that we succeed,
Tidak cukup dengan hanya menjadikan diri kita berhasil,
We still need others to fail.
Kita masih butuh orang lain untuk gagal.

Fear, fear drives the mills of modern man,
Ketakutan, ketakutan mendorong penggilingan manusia modern,
Fear keeps us all in line.
Ketakutan membuat kita berbaris.
Fear of all those foreigners,
Rasa takut dengan semua orang asing ini,
Fear of all their crimes.
Rasa takut dengan semua kejahatan mereka.
Is this the life we really want?
Inikah kehidupan yang benar-benar kita inginkan?
It surely must be so,
Rasanya memang begitu,
For this is a democracy and what we all say goes...
Karena ini adalah sebuah demokrasi dan semua yang kita katakan berjalan...

And every time a student is run over by a tank.
Dan setiap saat seorang siswa dilindas sebuah tank.
And every time a pirate's dog is forced to walk the plank.
Dan setiap saat seekor anjing bajak laut terpaksa berjalan di papan.
Every time a Russian bride is advertised for sale.
Setiap saat seorang pengantin Rusia diiklankan untuk dijual.
And every time a journalist is left to rot in jail.
Dan setiap saat seorang jurnalis dibiarkan membusuk di penjara.
Every time a young girl's life is casually spent.
Setiap saat kehidupan seorang gadis muda dengan santai dibelanjakan.
And every time a nincompoop becomes the president.
Dan setiap saat orang tolol menjadi presiden.
Every time somebody dies reaching for their keys.
Setiap saat seseorang mati untuk meraih kunci mereka.
And every time that Greenland falls in the fucking sea it's because...
Dan setiap saat Greenland itu jatuh ke dalam laut sialan, semua ini karena...

All of us, the blacks and whites.
Kita semua, yang berkulit hitam dan yang berkulit putih.
Chicanos, Asians - every type of ethnic group.
Orang Meksiko, Orang Asia - semua jenis kelompok etnis.
Even folks from Guadalup, the old, the young.
Bahkan orang-orang dari Guadalup, yang tua, yang muda.
Toothless hags, supermodels, actors, fags, bleeding hearts.
Wanita tua renta, para sepermodel, para aktor, para homo, orang-orang yang lemah lembut.
Football stars, men in bars, washer women, tailors, tarts.
Para bintang sepakbola, para lelaki di bar, wanita pembasuh, para penjahit, kurcaci-kurcaci.
Grannies, grandpas, uncles, aunts.
Nenek-nenek, kekek-kakek, paman-paman, bibi-bibi.
Friends, relations, homeless tramps.
Teman-teman, relasi-relasi, para gelandangan.
Clerics, truckers, cleaning ladies, ants.
Para pendeta, sopir-sopir truk, wanita pembersih, semut-semut.
Maybe not ants,
Mungkin bukan semut,
Why not ants?
Mengapa bukan semut?
Well, because it's true,
Nah, karena itu benar,
The ants don't have enough IQ to differentiate between,
Semut-semut tidak memiliki cukup IQ untuk membedakan,
The pain that other people feel.
Rasa sakit yang orang lain rasakan,
And well, for instance, cutting leaves.
Dan juga, misalnya, memotong daun,
Or crawling across window sills,
Atau merangkak melintasi kusen jendela,
In search of open treacle tins.
Untuk mencari kaleng bubuk yang terbuka.
So like the ants, are we just dumb?
Jadi seperti semut-semut, apakah kita bodoh?
Is that why we don't feel or see,
Inikah alasannya kita tidak merasa atau melihat,
Or are we all just numbed out on reality TV?
Ataukah kita mati rasa dengan kenyataan di TV?

So every time,
Sehingga setiap saat,
The curtain falls.
Tirai-tirai jatuh.
Every time the curtain falls on some forgotten life.
Setiap saat tirai jatuh di depan beberapa kehidupan yang terlupakan.
It is because we all stood by silent and indifferent.
Itu adalah karena kita semua berdiri diam saja dan acuh tak acuh.
It's normal!
Itu Normal!!
Lyrics | Roger Waters - Is This The Life We Really Want? |
"Lirik Lagu Is This The Life We Really Want?"
Penyanyi: Roger Waters
Lagu: Is This The Life We Really Want?
Album: Is This The Life We Really Want?
Rilis: 2017

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments

loading...
loading...