| Lirik Lagu | Maroon 5 - Payphone (Feat. Wiz Khalifa) |


***
I'm at a payphone trying to call home.
Aku berada di telepon umum berusaha menelpon ke rumah.
All of my change, I spent on you.
Semua perubahanku, yang aku habiskan padamu.
Where have the times gone?
Kemanakah waktu-waktu berlalu?
Baby, it's all wrong, where are the plans we made for two.
Sayang, semua ini salah, kemanakah rencana-rencana yang kita buat untuk kita berdua?

***Adam Levine***
Yeah, I, I know it's hard to remember.
Ya, aku tau, memang sulit untuk mengingat.
The people we used to be.
Orang-orang yang dulu bersama kita.
It's even harder to picture.
Lebih sulit lagi untuk menggambarkan.
That you're not here next to me.
Bahwa kau tidak di sini di sampingku.
You say it's too late to make it.
Kau mengatakan ini sudah terlalu terlambat untuk mewujudkannya.
But is it too late to try?
Tapi sudah terlambatkah untuk mencoba?
And in that time that you wasted.
Dan pada waktu kau disia-siakan itu.
All of our bridges burnt down.
Semua jembatan kita telah terbakar habis.
(Kiasan: tidak ada jalan untuk kembali)


I've wasted my nights.
Aku telah menyia-nyiakan malam-malamku.
You turned out the lights.
Kau telah mematikan lampu-lampu.
Now I'm paralyzed.
Sekarang aku telah lumpuh.
Still stuck in that time when we called it love.
Masih terjebak di dalam waktu pada saat dimana kita menyebut itu cinta.
But even the sun sets in paradise.
Tapi bahkan, matahari terbenam (juga) di surga.

***
I'm at a payphone trying to call home.
Aku berada di telepon umum berusaha menelpon ke rumah.
All of my change I spent on you.
Semua perubahanku yang aku habiskan untukmu.
Where have the times gone? Baby, it's all wrong.
Kemanakah waktu-waktu berlalu? Sayang, semua ini salah.
Where are the plans we made for two?
Di manakah rencana-rencana yang kita buat untuk berdua?
If happy ever after did exist.
Jika bahagia memang pernah ada.
I would still be holding you like this.
Aku akan tetap memelukmu seperti ini.
All those fairytales are full of shit.
Semua dongeng-dongeng itu penuh omong kosong.
One more fucking love song, I'll be sick.
Satu lagi lagu cinta, aku akan kesakitan.

***Adam Levine***
You turned your back on tomorrow.
Kau berpaling dari hari esok.
Cause you forgot yesterday.
Karena kau telah lupa hari kemarin.
I gave you my love to borrow.
Aku memberikan cintaku untuk kau pinjam.
But you just gave it away.
Tapi kau membuangnya.
You can't expect me to be fine.
Kau tidak bisa mengharapkan aku baik-baik saja.
I don't expect you to care.
Aku tidak mengharapkan kau untuk peduli.
I know I said it before.
Aku tau aku sudah mengatakan ini sebelumnya.
But all of our bridges burnt down.
Tapi semua jembatan kita telah terbakar habis.

I've wasted my nights.
Aku telah menyia-nyiakan malam-malamku.
You turned out the lights.
Kau telah mematikan lampu-lampu.
Now I'm paralyzed.
Sekarang aku telah lumpuh.
Still stuck in that time when we called it love.
Masih terjebak di dalam waktu pada saat dimana kita menyebut itu cinta.
But even the sun sets in paradise.
Tapi bahkan, matahari terbenam (juga) di surga.

***
I'm at a payphone trying to call home.
Aku berada di telepon umum berusaha menelpon ke rumah.
All of my change I spent on you.
Semua perubahanku yang aku habiskan untukmu.
Where have the times gone? Baby, it's all wrong.
Kemanakah waktu-waktu berlalu? Sayang, semua ini salah.
Where are the plans we made for two?
Di manakah rencana-rencana yang kita buat untuk berdua?
If happy ever after did exist.
Jika bahagia memang pernah ada.
I would still be holding you like this.
Aku akan tetap memelukmu seperti ini.
All those fairytales are full of shit.
Semua dongeng-dongeng itu penuh omong kosong.
One more fucking love song, I'll be sick.
Satu lagi lagu cinta, aku akan kesakitan.
Now, I'm at a payphone.
Sekarang, aku berada di telepon umum.

***Wiz Khalifa***
Man, fuck that shit.
Teman, persetan dengan semua itu.
I'll be out spending all this money.
Aku akan keluar menghabiskan semua uang ini.
While you sitting around wondering.
Sementara kau duduk bertanya-tanya.
Why it wasn't you who came up from nothing.
Mengapa bukan kau yang memulai dari nol.
Made it from the bottom.
Melakukan ini dari dasar paling bawah.
Now when you see me I'm stuntin'
Sekarang saat kau melihat padaku, aku memperlambat.
And all of my cars start with the push of a button.
Dan semua mobilku menyala dengan menekan sebuah tombol.
Telling me I changed since I blew up or whatever you call it.
(Kau) bilang aku telah berubah semenjak aku meledak atau apalah kau menyebutnya.
Switched the number to my phone so you never could call it.
(Aku) mengalihkan nomor ke handphoneku, jadi kau tidak pernah bisa menghubunginya.
Don't need my name on my shirt, you can tell that I'm ballin'
(Aku) tidak memerlukan namaku di bajuku, kau bisa mengatakan bahwa aku kaya.
Swish, what a shame, coulda got picked.
Oh, sayang sekali, (aku) bisa saja terpilih.
Had a really good game but you missed your last shot.
(Aku) benar-benar bermain bagus, tapi kau tidak mengenai sasaran di tembakan terakhirmu.
So you talk about who you see at the top.
Jadi kau membicarakan tentang siapa yang kau lihat berada di tempat paling atas.
Or what you could've saw.
Atau apa yang bisa kau lihat.
But sad to say it's over for.
Tapi terasa sedih untuk mengatakan bahwa ini sudah berakhir.
Phantom pull up, valet open doors.
Ilusi menyiangi, pelayan membukakan pintu-pintu.
Wished I'd go away, got what you was looking for.
(Aku) harap aku akan pergi jauh, mendapatkan apa yang kau cari-cari.
Now it's me who they want.
Sekarang akulah yang mereka inginkan.
So you can go take that little piece of shit with you.
Jadi kau bisa pergi, bawa potongan kecil itu bersamamu.

***
I'm at a payphone trying to call home.
Aku berada di telepon umum berusaha menelpon ke rumah.
All of my change I spent on you.
Semua perubahanku yang aku habiskan untukmu.
Where have the times gone? Baby, it's all wrong.
Kemanakah waktu-waktu berlalu? Sayang, semua ini salah.
Where are the plans we made for two?
Di manakah rencana-rencana yang kita buat untuk berdua?
If happy ever after did exist.
Jika bahagia memang pernah ada.
I would still be holding you like this.
Aku akan tetap memelukmu seperti ini.
All those fairytales are full of shit.
Semua dongeng-dongeng itu penuh omong kosong.
One more fucking love song, I'll be sick.
Satu lagi lagu cinta, aku akan kesakitan.
Now, I'm at a payphone.
Sekarang, aku berada di telepon umum.


Arti Terjemahan Lagu | Maroon 5 Feat. Wiz Khalifa - Payphone |
"Lirik Lagu Maroon 5 - Payphone"
Penyanyi: Maroon 5 & Wiz Khalifa
Lagu: Payphone
Album: Overexposed
Rilis: 2012

Post a Comment

loading...
 
Top