loading...
| Lirik Lagu | Tove Lo - 9th of October |


We never had coffee table books or dinner parties.
Kita tidak pernah punya Buku Meja Kopi atau Pesta Makan Malam.
We always had hazy nights and sex, cliché's in Paris.
Kita selalu punya malam-malam samar dan seks, kisah klise di Paris.
Don't disturb on the top floor.
Jangan Ganggu di lantai atas.
Getting high by the window.
Mencapai ketinggian di dekat jendela.
In bed with your eyes locked into mine.
Di tempat tidur dengan matamu menatap mataku.
How perfect was it?
Seberapa sempurnakah dulu?

9th of October, I always remember.
Tanggal 9 Oktober, aku selalu ingat.
No bad things had happened then.
Tidak ada hal-hal buruk yang terjadi saat itu.
Honestly, you never thought you'd fall for me.
Jujur, kau tidak pernah mengira kau akan jatuh cinta padaku.
But somehow you got pulled in.
Tapi entah kenapa kau berhasil masuk.
Livin' so fast, makin' memories last.
(Kita) menjalaninya begitu cepat, membuat kenangan-kenangan terakhir.
'Til our hearts couldn't hold no more.
Hingga hati kita tidak bisa menahan lagi.
Hear you explodin' while I am implodin'
(Aku) mendengar kau meledak sementara aku meledak.
Now, how did we let this go?
Sekarang, mengapa kita membiarkan ini berlalu?

We never had, ah...
Kita tidak pernah memiliki...
We never wanted, ah...
Kita tidak pernah menginginkan...
We never had, ah...
Kita tidak pernah memiliki...
We never wanted...
Kita tidak pernah menginginkan...
A normal kind of love.
Jenis cinta yang normal.

We never had time for useless fights.
Kita tidak pernah punya waktu untuk pertengkaran yang tidak berguna.
'Bout dirty laundry.
Tentang cucian kotor.
We always had tender, long goodbyes.
Kita selalu lembut, selamat tinggal yang panjang.
Packed bags in a hurry.
(Kita) mengemas tas dengan tergesa-gesa.
Our last kiss at the bus stop.
Ciuman terakhir kita di perhentian bus.
Had I known, would've jumped off.
Seandainya aku tau, kita sudah melompat.
And now from the pieces of my heart, I'm so sorry.
Dan sekarang dari kepingan-kepingan hatiku, aku sangat menyesal.

9th of October, I always remember.
Tanggal 9 Oktober, aku selalu ingat.
No bad things had happened then.
Tidak ada hal-hal buruk yang terjadi saat itu.
Honestly, you never thought you'd fall for me.
Jujur, kau tidak pernah mengira kau akan jatuh cinta padaku.
But somehow you got pulled in.
Tapi entah kenapa kau berhasil masuk.
Livin' so fast, makin' memories last.
(Kita) menjalaninya begitu cepat, membuat kenangan-kenangan terakhir.
'Til our hearts couldn't hold no more.
Hingga hati kita tidak bisa menahan lagi.
Hear you explodin' while I am implodin'
(Aku) mendengar kau meledak sementara aku meledak.
Now, how did we let this go?
Sekarang, mengapa kita membiarkan ini berlalu?

We never had, ah...
Kita tidak pernah memiliki...
We never wanted, ah...
Kita tidak pernah menginginkan...
We never had, ah...
Kita tidak pernah memiliki...
We never wanted...
Kita tidak pernah menginginkan...
A normal kind of love.
Jenis cinta yang normal.

Waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Menunggu hatiku, menunggu hatiku.
(We never wanted)
(Kita tidak pernah menginginkan)
Waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Menunggu hatiku, menunggu hatiku.
Still waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Masih menunggu hatiku, menunggu hatiku.
We never wanted a normal kind of love.
Kita tidak pernah menginginkan jenis cinta yang normal.

9th of October, I always remember.
Tanggal 9 Oktober, aku selalu ingat.
9th of October, I always remember.
Tanggal 9 Oktober, aku selalu ingat.
Those big words, I said them first.
Kata-kata besar itu, yang aku katakan dulu.
9th of October, I always remember.
Tanggal 9 Oktober, aku selalu ingat.
9th of October, can't think of it sober.
Tanggal 9 Oktober, (aku) tidak bisa memikirkannya dengan sadar.
'Cause all of it fuckin' hurts.
Karena semua itu sangat menyakitkan.

Waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Menunggu hatiku, menunggu hatiku.
(We never wanted)
(Kita tidak pernah menginginkan)
Waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Menunggu hatiku, menunggu hatiku.
Still waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Masih menunggu hatiku, menunggu hatiku.
We never wanted a normal kind of love.
Kita tidak pernah menginginkan jenis cinta yang normal.
Oh, waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Menunggu hatiku, menunggu hatiku.
(We never wanted)
(Kita tidak pernah menginginkan)
Waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Menunggu hatiku, menunggu hatiku.
Still waitin' for my heart, waitin' for my heart.
Masih menunggu hatiku, menunggu hatiku.
We never wanted a normal kind of love.
Kita tidak pernah menginginkan jenis cinta yang normal.



Arti Terjemahan Lagu | Tove Lo - 9th of October |
"Lirik Lagu Tove Lo - 9th of October"
Penyanyi: Tove Lo
Lagu: 9th of October
Album: BLUE LIPS
Rilis: 2017

Post a Comment

loading...
 
Top